
Medan, Februari 2026 - Proses pemeriksaan keimigrasian bagi Warga Negara Asing (WNA) yang tiba di Bandara Internasional Kualanamu kini berlangsung lebih efisien seiring diterapkannya layanan Molina Lite oleh Kantor Imigrasi Medan. Layanan berbasis digital ini resmi diberlakukan sejak 18 Desember 2025 dan ditujukan untuk mempercepat pemeriksaan kedatangan penumpang asing, khususnya pengguna Visa on Arrival (VoA).
Molina Lite merupakan pengembangan dari sistem Modul Online Lalu Lintas Orang Asing (MOLINA) yang memungkinkan WNA melakukan pendaftaran dan pengajuan Visa on Arrival secara daring sebelum tiba di Indonesia. Melalui sistem ini, data WNA telah tercatat secara digital sehingga proses pemeriksaan keimigrasian dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan terintegrasi.
Sebelumnya, WNA yang membeli Visa on Arrival secara manual setibanya di bandara, tidak mendapatkan visa berbentuk elektronik. Kondisi tersebut menyebabkan WNA tidak dapat menggunakan fasilitas autogate dan harus melalui pemeriksaan manual di konter petugas imigrasi, yang membutuhkan waktu lebih lama dan berpotensi menimbulkan antrean.
Namun, dengan diberlakukannya Molina Lite, saat WNA melakukan pembelian Visa on Arrival elektronik secara langsung di bandara dapat langsung memperoleh nomor visa. Visa elektronik tersebut secara otomatis terhubung dengan sistem pemeriksaan keimigrasian di Bandara Internasional Kualanamu, sehingga WNA dapat langsung memanfaatkan fasilitas autogate tanpa harus melalui pemeriksaan manual di konter imigrasi.
Salah satu Warga Negara Malaysia yang tiba di kedatangan Bandara Internasional Kualanamu, AN (23) mengaku merasakan manfaat dari penerapan Molina Lite. “Semalam saya pigi ke Indonesia, sebelum ini keadaannya belum seperti ini. Dulu, semasa membeli visa setibanya di lapangan terbang, saya masih perlu berurusan di counter secara manual. Sekarang, walaupun pendaftaran visa dibuat terus di lapangan terbang, tetap boleh menggunakan autogate. Ini sangat membantu dan memudahkan proses kemasukan.” ujarnya.
Selain meningkatkan kecepatan layanan, inovasi ini juga membantu petugas imigrasi dalam melakukan pengawasan yang lebih optimal karena seluruh data kedatangan WNA telah tercatat secara sistematis dan terintegrasi dalam database keimigrasian. Penerapan Molina Lite di Bandara Internasional Kualanamu diharapkan dapat mendukung kelancaran arus kedatangan penumpang asing, khususnya wisatawan dan pelaku usaha, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan investasi di Sumatera Utara.
Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Sofyan Martono Wibowo, menyampaikan bahwa penerapan Molina Lite merupakan bagian dari transformasi digital pelayanan keimigrasian sekaligus bentuk komitmen Imigrasi dalam memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan nyaman bagi pengguna jasa keimigrasian. “Dengan Molina Lite, proses kedatangan WNA menjadi lebih cepat karena setelah WNA mendaftar di kounter VoA data WNA langsung terekam pada sistem keimigrasian perlintasan. Hal ini juga mengurangi kepadatan antrean di konter manual dan memaksimalkan penggunaan autogate di Bandara Internasional Kualanamu,” ujarnya.
Dengan layanan ini, Imigrasi Medan terus mengupayakan pelayanan keimigrasian yang semakin modern, profesional, dan efisien. Transformasi digital ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dan wisatawan, terutama dalam mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian tanpa harus bergantung sepenuhnya pada layanan manual di konter. Selain mengurangi antrean dan kepadatan di bandara, inovasi ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman masuk wilayah Indonesia yang lebih cepat, aman, dan nyaman, sejalan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat saat ini.
18 Februari 2026
Humas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan