Tertangkap di Kualanamu Bawa Sabu, WNA Dihukum Rehab

Diposting oleh : User2, Kategori: Hukum

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Seorang Warga Negara Singapura dihukum rehabilitasi karena tertangkap membawa sabu-sabu dan ekstasi di Kualanamu International Airport.

WN Singapura yang dijatuhi hukuman 1 tahun rehabilitasi adalah James Royston Woodtworth.

Hukuman itu diputuskan majelis hakim yang diketuai Aksir di PN Medan, Rabu (19/3/2014). Putusan majelis hakim langsung diterima terdakwa.

Majelis hakim menyatakan pria yang beralamat di Blok 644 Hongang Avenue Singapura itu bersalah melanggar Pasal 127 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dwi Melly Nova dan Nilma Lubis menuntut James dengan hukuman 1 tahun penjara.

James ditangkap petugas Bea dan Cukai di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Kualanamu, Deli Serdang, pada 29 November 2013. Saat itu dia baru turun dari pesawat yang membawanya dari Malaysia.

Petugas menemukan 1,34 gram sabu, 4 butir pil ekstasi warna kuning, 1 butir pil warna abu-abu, setengah butir warna hijau dan satu alat isap.

Kepada polisi, James mengaku nekat membawa narkotika karena ingin berpesta sabu saat merayakan ulang tahunnya di Medan pada 1 Desember 2013.

Beberapa waktu lalu, Pengadilan Negeri Medan juga menyidangkn kasus kepemilikan natkoba dengan terdakwa warga negara asing lain, yaitu WN Malaysia, Salim Bin Muhammad Yusof (49)justru dihukum lebih berat. Padahal barang buktinya tak sampai separuh dari yang dimiliki James.

Salim dihukum 4 tahun penjara dan denda Rp 800 juta subsider 3 bulan kurungan, karena dikenakan Pasal 112 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Narkotika yang disita dari Salim lebih sedikit dari punya James, yaitu 0,5 gram sabu-sabu. Bahkan dia juga sudah direhabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido, Jawa Barat.

Seperti James, Salim juga ditangkap di bandara saat baru tiba dari Malaysia. Hanya ketika itu, Senin (13/5/2013) siang, personel Polis Diraja Malaysia ini diringkus di Bandara Polonia Medan, sebelum bandara dipindahkan ke Kualanamu, Deli Serdang.

(ton/tribun-medan.com)

sumber : imigrasi.go.id


Berita Lainnya