Aplikasi Pengawasan Keimigrasian Berbasis Android

Diposting oleh : Super Admin, Kategori: Berita Utama

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan di bawah pimpinan Bapak Fery Monang Sihite, S.H., M.H membuat suatu inovasi yaitu membuat suatu aplikasi pengawasan keimigrasian berbasis android. Aplikasi yang bisa didownload gratis di play store itu dapat digunakan sebagai sarana masyarakat untuk melaporkan warga asing yang mencurigakan di Kota Medan khususnya di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I khusus Medan dan sekitarnya. Dari hasil pemetaan orang asing di lapangan yang berkunjung ke Kota Medan, diindikasikan terdapat sejumlah pelanggaran keimigrasian.

Sementara jumlah pegawai imigrasi tidak memadai untk memantau keberadaan orang asing khususnya yang berada diwilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan. Atas dasar inilah, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan membuat suatu inovasi untuk mempermudah pengawasan orang asing yang berada di Wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan dalam melaporkan orang asing yang mencurigakan ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan yang secara tidak langsung mengikutkan peran serta masyarakat kepada pemerintah dalam menjaga keutuhan NKRI terhadap orang asing yang mencurigakan dapat merusak keutuhan NKRI.

Untuk dapat menggunakan aplikasi pengawasan keimigrasian tersebut, masyarakat cukup mendowload di play store dan App store (dalam proses pengembangan).

Setelah di download, masyarakat mengisi datanya dan silahkan mengisi form ketika melihat gerak-gerik orang asing yang mencurigakan. Bila datanya A1, akan segera ditindak lanjuti, dan  bila ada data yang masuk pada saat bersamaaan, petugas akan memilah, mana informasi yang harus segera di tindaklanjuti.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan menyediakan reward untuk masyarakat yang telah melaporkan kegiatan orang asing di Kota Medan dan sekitarnya yang di curigai/berindikasi melalukan kesalahan ijin tinggal melalui aplikasi pengawasan Keimigrasian itu sesuai dengan standar yang ada. Ada kategori reward yang akan kita berikan. itu semua tergantungkebenaran darilaporan masyarakat tersebut, apakah informasinya tersebut A1, A2 atau A3.


Berita Lainnya