Bebas Visa Indonesia Untuk Tiongkok Butuh Kontrol

Diposting oleh : Super Admin, Kategori: Berita Utama

Beijing (1/8) - Tiongkok menjadi salah satu negara yang mendapatkan bebas visa dari Indonesia. Sayangnya, selain turis, banyak sekali yang justru memanfaatkan bebas visa untuk kegiatan melanggar hukum. Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok dan Mongolia Soegeng Rahardjo menilai, kunjungan bebas visa banyak digunakan warga Tiongkok untuk mencari kerja. Untuk itu, kata dia, harus ada mekanisme kontrol yang dimiliki pihak imigrasi.

Dirinya mencontohkan, bebas kunjungan visa singkat harus dikoordinir oleh satu travel. Misalnya, ada sekelompok warga Tiongkok yang ingin ke Bali, mereka harus punya fotocopy paspornya. Kemudian, imigrasi melakukan pendataan dan scan untuk dikirimkan pada petugas yang berada disana.

Tujuan penggunaan satu travel, kata dia, bukan untuk memonopoli usaha, tapi agar lebih mudah dalam melakukan pengontrolan. “Jadi data tersebut sinkron. Mulai dari jumlah orangnya, sampai kapan mereka akan berada disana. Baik travel maupun imigrasi mudah untuk melalukan pengontrolan” ujarnya.

Dari data imigrasi, turis asal Tiongkok merupakan negara yang paling banyak mengunjungi Indonesia. Tercatat hampir 1 juta warga Tiongkok. Soegeng melihat bukan hanya karena bebas visa saja, namun sejarah Tiongkok ini adalah negara yang memiliki tabungan terbanyak untuk dibelanjakan ke luar negeri. “Setiap tahunnya bayangkan 120 juta orang turis Tiongkok keseluruh dunia, yang menikmatinya adalah Jepang, Korea Selatan, Hong Kong. Indonesia hanya sebagian. Bali merupakan tempat favorit kalau ke Indonesia” tuturnya.

sumber : imigrasi.go.id

 


Berita Lainnya