Persiapkan SIMPONI, Sesditjenim Beri Pengarahan Kepada Bendahara Penerima Kantor Imigrasi

Diposting oleh : Super Admin, Kategori: Berita Utama

 

Persiapkan Sistem Interkoneksi SIMPONI, Sesditjenim Beri Pengarahan Kepada Bendahara Penerima Kantor Imigrasi

Tangerang (14/08) – Direktorat Jenderal Imigrasi akan menerapkan Sistem Interkoneksi SIMPONI dengan Layanan Izin Tinggal Keimigrasian pada 4 September 2017. Hal tersebut menyusul diberlakukannya sistem pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Keimigrasian terpusat oleh Direktorat Jenderal Imigrasi. Untuk mensosialisasilkan kebijakan tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi Friement FS Aruan memberikan pengarahan kepada para bendahara penerima dari Kantor Imigrasi di Wilayah Tengah dan Timur Indonesia pada Senin-Rabu (14-16/8) di Tangerang, Banten.

Dalam pengarahannya Friement berharap bahwa dengan penerapan sistem pengelolaan PNBP terpusat dan interkoneksi dengan SIMPONI akan ada suatu alur yang konsisten dalam hal pengelolaan PNBP Keimigrasian, mulai dari tahap perencanaan, penyetoran, pencatatan, pelaporan sampai dengan penggunaan kembali untuk pemenuhan MP (Maksimum Pencairan).

“Kebijakan ini merupakan upaya kita untuk dapat melaksanakan pengelolaan PNBP Keimigrasian yang transparan, akuntabel dan bertanggungjawab. Ini merupakan 2 (dua) perubahan besar pada tahun ini terkait dengan pengelolaan PNBP Keimigrasian, meneruskan perubahan-perubahan yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya”

           Pada tahun 2017 ini, berdasarkan Surat Edaran Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi Nomor IMI.1-KU.02.02-0460 Tanggal 09 Februari 2017 Hal Pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak Secara Terpusat, pengelolaan PNBP Keimigrasian berubah dari sebelumnya dilaksanakan secara terdesentralisasi oleh masing-masing satuan kerja, diubah menjadi dilaksanakan secara tersentralisasi atau terpusat oleh Direktorat Jenderal Imigrasi. Hal tersebut akan dilanjutkan dengan implementasi interkoneksi SIMPONI dengan Layanan Izin Tinggal Keimigrasian yang rencananya akan dilaksanakan di seluruh Kantor Imigrasi mulai tanggal 4 September 2017.

            Praktis jika kedua hal tersebut dapat terwujud, maka seluruh layanan keimigrasian yang berada di Kantor Imigrasi telah terintegrasi dengan SIMPONI dan hanya layanan Visa Kunjungan Saat Kedatangan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi yang belum terintegrasi dengan SIMPONI.

             Pada kegiatan tersebut, Ditjen Imigrasi mengundang 120 Bendahara Penerima yang merupakan ujung tombak penerimaan PNBP di Kantor Imigrasi. Selain Sesditjenim sebagai Narasumber Utama, hadir pula narasumber dari Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, dan narasumber dari Ditjen Imigrasi.

sumber : imigrasi.go.id

 


Berita Lainnya