Bersihkan Pungli, Menkumham Canangkan Gerakan Empati Layanan Paspor

Diposting oleh : Super Admin, Kategori: Berita Utama

 

Jakarta (17/10) – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mendukung penuh anjuran Presiden Joko Widodo dalam rangka pemberantasan pungutan liar (pungli) di segala bidang pelayanan publik. Salah satu wujud dukungan tersebut Menteri Hukum dan HAM RI Yasonna H Laoly mencanangkan “Gerakan Serentak Empati Layanan Paspor dan Penegakan Hukum Keimigrasian.”

Gerakan ini diluncurkan di Gedung Walikota DKI Jakarta bersamaan dengan launching Inovasi Pelayanan Publik pada Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Senin (17/10).  Dalam sambutannya Menkumham menekankan penguatan pengawasan internal petugas pelayanan paspor. Hal ini menjadi dasar untuk mengubah mental perilaku petugas dari dilayani menjadi melayani masyarakat.

“Tanpa perubahan paradigma sikap mental itu maka niscaya kita tidak bisa melayani masyarakat dengan bebas pungli,” tegas Yasonna.

Sementara itu Direktur Jenderal Imigrasi Ronny F Sompie berharap pencanangan gerakan serantak ini dapat mengikis pungli di beberapa layanan yang terkait Imigrasi. Hal ini merupakan implementasi dari tanggung jawab Direktorat Jenderal Imigrasi untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan berkepastian kepada masyarakat.

Dirjen berharap dengan pelayanan yang berempati oleh seluruh pegawai Imigrasi di seluruh Indonesia akan merubah pandangan masyarakat bahwa pelayanan paspor saat ini lebih mudah, lebih ramah, lebih pasti, lebih transparan dan lebih professional.

“Suatu saat tentunya diharapkan jika image ini sudah terbentuk, masyakarat akan merasakan adanya pelayanan yang berempati, sehingga masyarakat mendapatkan rasa nyaman dan terlayani tanpa kendala yang bernuansa pungli ataupun suap,” jelas Ronny.

Dirjen juga mengatakan bahwa saat ini tengah dilakukan pencanangan layanan emergency passport 24 Hours di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di bawah Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mendadak bepergian seperti berobat ke luar negeri.

Hadir pula pada acara itu yaitu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau yang biasa disapa Ahok.  Pihaknya menyambut baik langkah Kementerian Hukum dan HAM yang mencanangkan Gerakan Anti Pungli ini yang bertempat di kantornya. Ahok juga menawarkan penggunaan media seperti LED di busway untuk ruang Iklan Layanan Masyarakat Kemenkumham.

“Jakarta ini jadi sorotan, jadi saya pikir tepat jika Kemenkumham menggandeng Kami di sini agar gerakan ini bisa menyebar kemana-kemana dengan cepat,” tambah Ahok.

Acara ini juga ditayangkan melalui video conference di seluruh unit pelayanan teknis (UPT) Keimigrasian di seluruh Indonesia.  (hms)


Berita Lainnya