Imigrasi Sita Sepeda Motor Pengungsi

Diposting oleh : Super Admin, Kategori: Berita Utama

Medan-
Puluhan petugas Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Khusus Medan menggelar razia di community house Wisma Keluarga, Kamis (14/6) pagi.

Sasaran razia yang dipimpin Kabid Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kelas I Khusus Medan itu adalah antisipasi penggunaan narkoba dan minuman keras di kalangan pengungsi ilegal.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan, Lilik Bambang Lestari, menjelaskan razia yang dilakukan petugas dilapangan razia rutin terkait dengan fungsi pengawasan imigrasi. Selain itu, razia juga dilaksanakan sebagai tindaklanjut dari informasi keresahan masyarakat.

"Sasaran utama razia sebenarnya penggunaan narkoba dan minuman keras di kalangan pengungsi. Tetapi saat razia tidak ada ditemukan" ungkap Lilik.

Hanya saja, kata mantan Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah itu, petugas menemukam sejumlah barang terlarang yang dimiliki pengungsi. Diantaranya, empat unit sepeda motor, 1 unit sepeda listrik, 2 parang, 5 mata pisau, dan beberapa jenis petasan.

"Untuk sepeda motor, kita menduga mereka sudah lama memilikinya. Ada satu unit ditemukan di tempat penampungan, namun sepeda motor lainnya disembunyikan di rumah warga sekitar. Penyitaan terhadap barang-barang pengungsi ini dilakukan karena melanggar aturan yang sudah ditetapkan. Semisal, mereka tidak boleh memiliki dan mengendarai kendaraan sendiri, kecuali sepeda biasa. Hal ini kita lakukan untuk meminimalisir pergerakan mereka secara bebas" imbuhnya.

Sementara Kabid Wasdakim Kanim Kelas I Khusus Medan, Petrus Teguh memastikan razia serupa akan terus digelar di tempat penampungan lainnya sesuai dengan perintah Kakanim. Sedangkan untuk penyelidikan sementara, pemilik sepeda motor dan sepeda listrik yang diamankan, akan dipanggil ke Kanim Kelas I Khusus Medan untuk diperiksa dan dimintai keterangan.

"Mengenai sanksi yang akan diberikan kepada para pengungsi yang memiliki kendaraan yang disita, tergantung petunjuk Kakanim. Apakah dilakukan penahanan atau tidak sebagai sanksi pembinaan" jelasnya. @

 

 

 


Berita Lainnya