Inspektur Jenderal Ronny F. Sompie Resmi Pimpin Direktorat Jenderal Imigrasi

Diposting oleh : Super Admin, Kategori: Artikel Keimigrasian

Keterangan Gambar: Yasonna H. Laoly menggelar konferensi pers usai mengambil sumpah empat orang pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI, Senin (10/8) bertempat di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum dan HAM RI.

Jakarta (10/8), Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly melantik dan mengambil sumpah Ronny F. Sompie sebagai Direktur Jenderal Imigrasi di Graha Pengayoman.

Pada saat yang bersamaan turut dilantik dan diambil sumpah Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana sebagai Dirjen Peraturan Perundang-undangan; Drs. I Wayan Kusmiantha Dusak, Bc. IP, S.H., M.H. sebagai Dirjen Pemasyarakatan; Prof. Dr. Ahmad M. Ramli, S.H., M.H. sebagai Dirjen Kekayaan Intelektual; Y. Ambeg Paramarta, S.H., M.Si sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM; Dr. Wicipto Setiadi, S.H., M.H. sebagai Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Bidang Sosial; Kabul Priyono, S.H., M.Hum sebagai Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Bidang Perekonomian; Agus Hariadi, S.H., M. Hum sebagai Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Bidang Hubungan Antar Lembaga; Ma’mun, Bc.IP, M.H. sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi; serta Drs. F. Haru Tamtomo, Bc.IP, M.Si sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Politik dan Keamanan.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan para pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 121/M Tahun 2015 tanggal 27 Juli 2015.

Dalam amanatnya usai melantik 10 orang pejabat Eselon I di Kementerian yang dipimpinnya, Yasonna menyampaikan selamat bergabung kepada jajaran yang baru.

“Bekerjalah dalam tugas dan tanggung jawab dari segala tugas yang beragam. Harapan saya agar semua mampu menunjukkan dalam jajaran, perubahan yang signifikan dalam pencapaian yang ditunjukkan”. ujar Yasonna membuka amanatnya

Ia menginstruksikan kepada jajarannya sesuai dengan permintaan Presiden dan Wakil Presiden agar mempercepat pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran yang memberi kontribusi pada perkembangan perekonomian nasional.

 “Saudara harus mampu memposisikan diri menjadi pemimpin dan bukan pimpinan, karena pemimpin adalah leader, pimpinan adalah bos. Bos adalah jabatan dalam organisasi, leader adalah kehormatan dalam menjalankan fungsi. Bos selalu mendidik, tetapi pemimpin bersifat mandiri. Bos memberi intruksi tetapi leader memberi inspirasi. Tingkatkan integritas, manfaatkan teknologi informasi!”, demikian pesan Yasonna kepada para pimpinan tinggi madya yang baru dilantik.

Posisi pimpinan tinggi madya, khususnya Direktur Jenderal Imigrasi merupakan posisi yang strategis mengingat Direktur Jenderal Imigrasi akan membawahi semua unit pelaksana teknis imigrasi di seluruh Indonesia, khusus kepada Ronny F. Sompie, diharapkan mampu menerapkan keberhasilannya di Kepolisian guna mengangkat posisi dan citra jajaran Imigrasi Indonesia mengingat isu-isu yang dihadapi semakin berkembang. Tidak melulu terbatas dengan pelayanan dan penerbitan paspor bagi Warga Negara Indonesia, namun juga berkembang ke ranah penegakan hukum, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), People Smuggling, Pencari Suaka, Pengungsi, dan yang mengkhawatirkan adalah kejahatan terorganisir antar negara (trans-national organized crime), selain tentunya pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada Desember nanti.

Harapan yang tinggi pantas diusung kepada mantan Kapolda Bali dalam memimpin dan mengomandoi jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Selamat Bertugas Pak Ronny!.

sumber : imigrasi.go.id


Berita Lainnya