TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI KUALA NAMU INTERNATIONAL AIRPORT

Diposting oleh : Super Admin, Kategori: Tempat Pemeriksaan Imigrasi

 

Kota  Medan,  dikenal  sebagai  kota  terbesar  ketiga  di  Indonesia,  setelah  Jakarta  dan  Surabaya memiliki pembangunan kota yang kian menggeliat. Terbukti dari semakin menjamurnya bangunan pencakar langit di ibukota provinsi Sumatera Utara ini. Sebagai salah satu penunjang infrastruktur pembangunan kota Medan, perubahan wajah Kota Medan bisa dilihat dari keberadaan bandara barunya, Kuala Namu International Airport .

Bandara ini adalah bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Soekarno Hatta. Bandara ini terletak tepatnya 39 km dari Kota Medan. Adapun pembangunan bandara ini ditujukan menjadi “Main Hub” yakni pangkalan transit internasional untuk kawasan Sumatera dan sekitarnya.

Bandara  Internasional  Kuala Namu  sendiri  masuk  kategori  24  besar  dunia versi  Airport  Service Quality (ASQ) yang merupakan lembaga dunia yang eksis dalam menilai pelayanan kebandarudaraan. Sebagai pintu gerbang domestik dan internasional versi Airport Service Quality (ASQ), dalam efisiensi

of check in stafff, Bandara Kuala Namu menduduki urutan ke 24 dan disusul courtessy of check in staff.

Tempat Pemeriksaan Imigrasi  Bandara Kuala Namu merupakan  pintu gerbang pemeriksaan bagi Badan Imigrasi dengan slogan Bumipura Wirawibawa, yakni penjaga pintu gerbang negara berada di bawah hukum Kepmenkumham No. M. HH-03.OT.01.02 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Imigrasi. Tempat Pemeriksaan Internasional Bandara Kuala Namu yang sebelumnya dikelola oleh Kantor Imigrasi Polonia kini secara resmi dikelola Kuala Namu International Airport per 1 September 2014.

 

Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Kuala Namu sendiri  memiliki fasilitas memadai seperti:

  1. Memiliki 32 Counter pemeriksaan keimigrasian, yakni 16 counter keberangkatan dan  16 counter kedatangan internasional

  2. 13 Armada Penerbangan/ Airlines

  3. Frekuensi 66 penerbangan (33 keberangkatan dan 33 kedatangan)

  4. Layanan 24 jam pada setiap penerbangan

 

Adapun fasilitas pemeriksaan keimigrasian yang berada di setiap counter antara lain:

  1. Menggunakan BCM (Border Control Management System) atau E-CS

  2. Menggunakan Video Surveillance di setiap counter

  3. Biometrik untuk penumpang Warga Negara Asing (WSA) pertama kali ke Indonesia

  4. Mobile Unit yang menunjang sistem pemeriksaan secara e-office

 

Sistem  Boarder  Control  Management  (BCM)  yang  dipakai  oleh  Tempat  Pemeriksaan  Imigrasi Bandara Internasional Kuala Namu bertujuan untuk mencatat data perlintasan keluar masuk Warga Negara Indonesia ke luar maupun warga Negara Asing ke Indonesia.

 Sistem ini berada di bawah sistem E-Office (induk) yang berada di kantor pusat dan memiliki keterhubungan satu sama lain sehingga induk pusat dapat memonitor segala perlintasan baik Warga Negara Indonesia/Asing yang melakukan perjalanan keluar masuknya Indonesia.

Hal ini berarti bahwa sistem Boarder Control Management yang dipakai oleh Tempat Pemeriksaan Imigrasi ini akan merekam segala data perlintasan setiap penumpang yang akan keluar dan masuk baik negara tujuan maupun asal kedatangan serta maskapai penerbangan yang dipakai.

 Sistem Boarder Control Management ini akan membantu Tempat Pemeriksaan Imigrasi terhadap perilaku-perilaku menyimpang baik WNA maupun WNI. Artinya sistem Board Management Control ini bertindak sebagai penyedia informasi yang akan diteruskan pada E-Office di Induk.

 Jumlah penumpang yang keluar masuk Tempat Pemeriksaan Imigrasi ini mencapai angka 5000 penumpang / hari, dengan rata–rata per bulan mencapai 130.000 sampai 170.000 penumpang.

Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Internasional Kuala Namu memiliki 44 orang staf yang berada dalam 3  unit.  Masing-masing  unit  yang  dikepalai  oleh  Kepala  Bidang  memiliki  masing-masing  15 orang staf. Adapun masing-masing unit saling berkaitan satu sama lain menurut bidangnya masing-masing dalam menjalankan operasional.

Setiap Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing yang akan melakukan perjalanan maupun kedatangan luar negeri akan diperiksa di masing-masing counter Tempat Pemeriksaan Imigrasi untuk diverifikasi data-data kewarganegaraannya.

Adapun yang menjadi syarat-syarat setiap penumpang yang akan melakukan perjalanan maupun kedatangan luar negeri, antara lain:

KELUAR

A.   Warga Negara Indonesia

  1. Memiliki dan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP)

  2. Memiliki dan membawa Paspor yang masih berlaku (minimal 6 bulan sebelum paspor jatuh tempo)

  3. Memiliki dan membawa Boarding Pass sebagai bukti bahwa penumpang yang bersangkutan benar akan melakukan  perjalanan dan bukan sekadar untuk melintas di area Tempat Pemeriksaan Imigrasi

  4. Tidak termasuk dalam daftar penangkalan

 

B.   Warga Negara Asing

  1. Memiliki dan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP)

  2. Memiliki dan membawa Paspor yang masih berlaku (minimal 6 bulan sebelum paspor jatuh tempo)

  3. Memiliki dan membawa VISA   yang sah dan masih berlaku; kecuali yang dibebaskan dari kewajiban VISA

  4. Bagi yang dibebaskan dari kewajiban VISA harus memiliki tiket kembali atau tiket terusan

  5. Memiliki dan membawa Boarding Pass sebagai bukti bahwa penumpang yang bersangkutan benar  akan  melakukan  perjalanan  dan  bukan  sekadar  untuk  melintas  di  area  Tempat Pemeriksaan Imigrasi

  6. Tidak termasuk dalam penangkalan

 

MASUK

A.   Warga Negara Indonesia

  1. Memiliki dan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP)

  2. Memiliki dan membawa Paspor yang masih berlaku (minimal 6 bulan sebelum paspor jatuh tempo)

  3. Memiliki dan membawa Boarding Pass sebagai bukti bahwa penumpang yang bersangkutan benar akan melakukan perjalanan dan bukan sekadar untuk melintas di area Tempat Pemeriksaan Imigrasi

  4. Tidak termasuk dalam penangkalan

 

B.   Warga Negara Asing

  1. Memiliki dan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP)

  2. Memiliki dan membawa Paspor yang masih berlaku (minimal 6 bulan sebelum paspor jatuh tempo)

  3. Memiliki tanda naik alat angkut, kecuali bagi orang asing pelintas batas tradisional

  4. Memiliki izin keluar bagi orang asing

  5. Memiliki   dan   membawa   Boarding   Pass   sebagai   bukti   bahwa   penumpang   yang bersangkutan benar akan melakukan perjalanan dan bukan sekadar untuk melintas di area Tempat Pemeriksaan Imigrasi

  6. Tidak termasuk dalam penangkalan

 

Penumpang WNI yang akan melakukan perjalanan ke luar Indonesia dilakukan verifikasi terhadap dokumen kewarganegaraan yang dibawa – pemeriksaan penumpang oleh petugas – wawancara bila diperlukan - stempel imigrasi – boarding pass – keberangkatan.

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan, Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Internasional Kuala Namu, dengan semboyan Bumipura Wirawibawa, penjaga pintu gerbang Negara, memberikan yang terbaik bagi negara sebagai wujud tindak pengawasan dan penjagaan pintu gerbang batas negara terhadap warga negara yang memasuki dan keluar dari wilayah Indonesia.


Berita Lainnya